Proposal PPMK Salah Sasaran

Proposal PPMK Salah Sasaran

- detikNews
Selasa, 03 Apr 2007 19:05 WIB
Jakarta - Dana Progam Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) senilai Rp 1 miliar tiap kelurahan, belum dapat dicairkan secara keseluruhan. Lantaran, banyak kelurahan belum memahami peruntukan dana segar tersebut."Ada tujuh kelurahan dari 31 kelurahan yang belum dapat mencairkan anggaran. Yakni Pluit, Pejagalan, Kelapa Gading Timur, Pegangsaan Dua, Tugu Selatan, Semper Barat dan Rawa Badak Utara," ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Jakarta Utara, Amir Mufdi Effendi, di Kantor Walikota, Jalan Yos Sudarso, Selasa (3/4/2007).Alih-alih menganggarkan untuk pemberdayaan masyarakat, ada beberapa lurah justru mengalokasikan untuk pembelian seragam batik bagi pegawai kelurahan. Selain itu ada beberapa kelurahan yang mengalokasikan anggaran untuk kursus memandikan mayat atau membangun gapura."Ini kan aneh, lebih baik kita minta kelurahan setempat untuk meninjau ulang," katanya tanpa mau merinci kelurahan mana saja yang membuat proposal "nyleneh" itu.Di Jakarta Utara, hingga kemarin telah direnovasi 12.088 rumah dengan 354 rusak berat, 1654 rusak sedang dan 10.089 rusak ringan. Di Jakarta Utara saat ini telah menerima Rp 24 miliar untuk 24 kelurahan. "Rumah rusak terbanyak di Kelapa Gading Barat yang mencapai 2.775 rumah," tambahnya.Ketika di konfirmasi ke salah satu Ketua Dewan Kelurahan (Dekel) Semper Barat Rohman membenarkan kesalahan proposal tersebut. Hingga kini pihaknya masih merevisi proposal untuk lima RW di wilayahnya."Kendala yang dihadapi karena warga menginginkan banyak pembenahan. Kami masih musyawarah terlebih dulu. Jadi kami masih menunggu keaktifan warga," ujar Rohman. (mar/mar)


Berita Terkait