Kapolri: Bom Kelompok Sleman Lebih Dahsyat daripada Bom Bali
Selasa, 03 Apr 2007 16:50 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Sutanto mengakui tersangka terorisme kelompok Sleman terkait jaringan Noordin M Top dan konflik di Poso. Kapolri juga mengakui kualitas dan kemampuan tersangka dalam merakit bom lebih unggul daripada bom Bali."Itu ada kaitannya dengan yang dulu, Noordin M Top, termasuk Poso dan ada juga yang terkait dengan bom Bali," kata Sutanto usai menerima penghargaan Wing Penerbang Kehormatan di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (3/4/2007).Kapolri juga mengakui, kualitas dan kemampuan para tersangka terorisme Sleman ini sama dengan kelompok Amrozi, Imam Samudra, Azahari dan Noordin M Top. "Kemampuannya lebih tinggi, seperti bom Bali dari barang bukti yang ditemukan. Itu kalau dirakit semua, 4 sampai 5 kali lebih besar dibanding di Bali yang pertama," jelas Sutanto.Untuk itu, Kapolri merasa bersyukur kelompok Sleman ini tertangkap. Dia juga berharap ada kerjasama yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan guna mencegah tindak terorisme.
(zal/asy)











































