Polda Jateng Cek Psikis Anggota dan Peralatan
Selasa, 03 Apr 2007 16:03 WIB
Semarang - Polda Jawa Tengah akan menggelar psikotes dan cek peralatan mulai 2-5 April 2007. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan Polda Jateng. Kapolda Jateng Irjen Pol Dody Sumantyawan HS menyatakan, psikotes dan cek peralatan itu merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi internal, khusunya setelah dua kasus yang mencoreng kepolisian yakni penembakan Wakapolwiltabes Semarang AKBP Lilik Purwanto dan mengamuknya Aipda Andreas Tri Hastata di Polwil Banyumas mencuat ke permukaan."Kita cek sikap dan perilaku dari sudut pandang psikologis. Selain itu, senpi juga kita periksa," kata Dody usai mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jateng di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (3/4/2007).Untuk melakukan tes psikologi, Polda bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Psikologi. Hal itu dilakukan untuk menjamin transparansi dan independensi hasilnya. "Program ini kita lakukan di seluruh satuan wilayah," jelasnya.Mengenai kasus terorisme, Dody menyatakan, pihaknya terus bekerja dengan menerapkan strategi pre-emptif, preventif, dan represif. Kepolisian juga menggandeng masyarakat agar persembunyian teroris bisa dilacak."Kami mengajak masyarakat berperan mencegah teroris bersembunyi di Jateng dan menggiatkan beberapa operasi di jalan," katanya.Dody menambahkan, teroris bisa dimana saja, karena mereka punya jaringan dari tingkat lokal, regional hingga internasional. Namun kepolisian akan berusaha terus mengendusnya.
(try/djo)











































