Misteri Kematian Praja IPDN
Cukup Aneh, Cliff dari Sulut Tewas di Barak DKI
Selasa, 03 Apr 2007 12:39 WIB
Sumedang - Kasus kematian Cliff Muntu, mahasiswa tingkat II Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) masih diselidiki. Otopsi terhadap jenazah praja madya itu juga tengah dilakukan di RSHS. Yang agak mengherankan, Cliff yang berasal dari kontingen Sulawesi Utara (Sulut) tewas di barak DKI Jakarta. Tentang hal ini, belum ada penjelasan secara detil dari IPDN. Kepala Bagian Pengasuhan IPDN Ilhami Bisri mengaku pihaknya sudah mengumumkan kepada semua praja tentang kematian Cliff. "Sudah diumumkan ke semua barak tadi malam," kata Ilhami kepada wartawan di kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Selasa (3/4/2007). Cliff ditemukan tewas di barak DKI seusai latihan drumband. Latihan drumband ini digelar pada pukul 22.00 WIB. Padahal, sudah ada peraturan bahwa semua praja harus sudah kembali ke barak masing-masing pukul 22.00 WIB. Karena itu, latihan drumband menjelang dinihari itu melanggar peraturan. Tidak diketahui secara pasti, mengapa Cliff yang berasal dari Sulut mengikuti latihan drumband untuk pekan olahraga Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Masalah ini juga masih menjadi misteri. Keterangan dari pihak dokter, Cliff diduga tewas karena penyakit lever. Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam jenazahnya. Ilhami yang mewakili IPDN juga sudah menegaskan bahwa Cliff meninggal dunia bukan karena kasus kekerasan.
(asy/nrl)











































