Liput Cliff, Mahasiswa IPDN dan Wartawan Bersitegang
Selasa, 03 Apr 2007 10:10 WIB
Bandung -
Meninggalnya Cliff Muntu, mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) -- dulu Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) -- di Jatinangor, Sumedang, mengundang perhatian. Sebab beberapa waktu lalu, terjadi kasus praja IPDN meninggal karena dianiaya seniornya.Wartawan pun mengejar jenazah Cliff yang dibawa ke RS Al Islam, Jl Soekarno-Hatta, Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/4/2007). Sebab lokasi dan penyebab kematian dan bagaimana kondisi jasad Cliff, hingga kini masih belum diketahui.Namun pada saat akan meliput, beberapa wartawan dari media cetak dan elektronik dihalang-halangi lima mahasiswa atau praja IPDN. Bahkan ada senior praja yang menarik wartawan lokal dan melarang meliput."Hargai dong keluarga," teriak praja itu kepada wartawan."Sabar dong Mas, sabar. Orang cuma mau ambil gambar," balas wartawan.Ketegangan itu mereda saat Kapolres Sumedang AKBP Samsul Bahri datang ke Rumah Sakit Al Islam. "Kasus ini sedang diselidiki," ujar Samsul singkat.
(nvt/nrl)










































