Bocah SMP yang Dicabuli Mahasiswi Itu Berwajah Indo

Bocah SMP yang Dicabuli Mahasiswi Itu Berwajah Indo

- detikNews
Selasa, 03 Apr 2007 07:41 WIB
Bandung - Kasus mahasiswi mencabuli anak SMP di Bandung cukup mengejutkan. Kisah ini cukup membuat prihatin banyak kalangan. Sang bocah yang menjadi korban pencabulan mahasiswi ini - berinisial JS - cukup ganteng dan berwajah Indo. Di usianya ke-17 pada April 2007, JS memiliki tinggi badan 170 cm. Wajah indo itukah yang membuat mahasisiwi sebuah perguruan swasta di Bandung berinisial FM itu tertarik untuk mencabuli JS? Belum jelas. Hingga Selasa (3/4/2007), FM belum bisa ditemui untuk dikonfirmasi mengenai dugaan kasus pencabulan yang terjadi sejak tahun 2003 itu. Yang jelas, untuk mendekati JS yang saat itu berusia 13 tahun, FM (19) memiliki trik khusus. Setiap kali berkunjung ke rumah JS (13), FM selalu datang pada saat orangtua JS tidak berada di rumah. Kalaupun beberapa kali sempat bertemu, FM selalu pamit terburu-buru tanpa alasan.Kisah ini disampaikan PS (40), ibunda JS, kepada detikcom saat ditemui di kantornya, Jalan Lengkong Kecil, Bandung, Jumat (30/3/2007) lalu. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan FM sering berkunjung ke kediamannya yang berada di Komplek Palem Raya, Jalan Soekarno Hatta itu. "Saya hanya ingat saat pertama dia datang bersama pemuda pemudi dari tempat ibadah kami," tutur PS yang memang aktif di tempat peribadatan di Jl. Lengkong Kecil itu. Suami PS merupakan pimpinan tempat ibadat itu. Setelah itu, lanjut dia, tanpa sepengetahuan dirinya FM sering main ke kerumahnya menemui kedua anaknya, JS dan Jenneth (9). Setiap kali FM datang, PS tidak berada di rumah. Kedua anak PS, terutama Jenneth yang selalu bercerita. "Mereka bilang kalau perempuan itu bawain oleh-oleh atau mainan beberapa kali. Katanya mainan dari Hong Kong," tuturnya.Awalnya PS mengaku tidak keberatan dan menaruh curiga dengan kedatangan FM. Karena dipikir itu adalah hal yang wajar dilakukan seorang jemaat kepada pemimpinnya. Namun, kecurigaan mulai muncul ketika FM seolah bersembunyi dari dirinya. "Pernah tiga kali saat saya datang, dia sedang ada di rumah. Lalu tiba-tiba dia buru-buru pamit, seolah ada sesuatu yang dia sembunyikan," kata dia.Melihat gelagat tersebut, dirinya mulai curiga dan tidak suka jika FM sering datang menemui anak-anaknya. Terlebih beberapa karyawannya di rumah ibadah yang dia pimpin pun mengingatkan. PS sempat meminta kepada anak-anaknya agar tidak terlalu dekat dengan FM. Namun diakuinya hal itu tidak dia sampaikan kepada FM."Saat itu dalam pikiran saya hanya terbersit, perempuan itu bisa berpengaruh jelek pada anak-anak saya dengan pola pikir yang dia tanamkan. Saya tidak menyangka jika anak laki-laki saya satunya-satunya itu dia cabuli," ujar PS geram.Ibunda JS mengaku tidak memiliki hubungan yang dekat dengan FM. FM diperlakukan seperti jemaat lainnya, tidak lebih. "Kami just say hallo, tidak lebih," tambahnya. Saat detikcom berbincang dengan PS, tiba-tiba JS masuk ke rumah. Saat detikcom meminta izin untuk wawancara, dia menggeleng tidak bersedia. Kemudian JS tampak keluar dari ruang kerja ibunya. Dilihat dari badannya, postur JS memang terlihat bongsor atau bisa dikatakan gendut. Dengan umur 17 tahun saat ini, JS sudah bertinggi badan 170 cm. Kulitnya putih bersih dengan wajah indo, cukup ganteng. "Kami memang ada keturunan Belanda dan Portugis," ungkap PS. (ern/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads