Wartawan Elshinta Diancam Bunuh
Senin, 02 Apr 2007 19:45 WIB
Jakarta - Novi Zakaria (29), wartawan Radio Elshinta hari-hari terakhir tak dapat tidur nyenyak. Sudah tiga hari ini ia mendapat teror SMS yang cukup mengganggu. Dalam SMS dari pengirim yang tak dikenal, ia diancam akan dibunuh. SMS ancaman itu berbunyi "Saat loe nongkrong, ada clurit di leher loe"."Sudah tiga hari ini saya dapat SMS begini," ujar Opie - begitu ia kerap disapa di Polres Jakarta Utara, Senin (2/4/2007) usai melaporkan kasusnya sambil menunjukan sms ancaman itu dari no 0888 1900 6XX.Opie segera mengingat-ingat terakhir kali bertugas meliput. Ia menduga SMS itu dilayangkan dari orang yang geram atas pemberitaan yang ia angkat. "SMS itu saya terima setelah saya memberitakan perselingkuhan anak pejabat di lingkungan militer. Mungkin karena itu. Awalnya sih biasa saja. Tapi ketika terus-terusan, sudah bukan iseng lagi namanya," ujar Opie sambil mengingat-ingat.Kini, ia bersama keluarganya menjadi was-was. Bahkan istrinya tidak bisa tidur atau nyaman bekerja. "Istri susah tidur. Ia terlihat cemas," tutur wartawan yang tinggal di Kramat Jati Jakarta Timur ini melanjutkan.Kini, ia hanya bisa menyerahkan persoalan itu pada kepolisian. Ia berharap pihak polisi dapat menelusuri pelaku yang telah membuat hidupnya terusik. "Nangkap pelaku SMS teror Mal Artha Gading aja, polisi hanya butuh empat hari. Masak kayak gini tidak bisa," ujar Opie.
(Ari/mar)











































