Perang Flu Burung Tersandung Dokter Hewan
Senin, 02 Apr 2007 15:37 WIB
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta menyatakan perang terhadap flu burung. Namun perang terhadap flu burung terkendala oleh minimnya dokter hewan. Hal ini dirasakan oleh Pemda Jakarta Pusat."Kita kesulitan untuk disertifikasi karena minimnya dokter hewan," kata Walikota Jakarta Pusat Muhayat di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (2/4/2007).Saat ini, kata Muhayat, baru sekitar 50 persen unggas hias dan berkicau yang telah disertifikasi. "Jumlah total unggas hias dan berkicau di wilayah Jakarta Pusat sekitar 3 ribu," terang Muhayat. Namun Muhayat memastikan, untuk ayam, bebek, itik dan sejenisnya sudah dimusnahkan dari wilayah Jakarta Pusat. "Ayam kampung, bebek dan itik semua sudah dimusnahkan. Semua sudah nol," klaim Muhayat.
(mar/nrl)











































