Dibatasi Bawa Benda Cair, Bule Santai, Domestik Ngedumel

Dibatasi Bawa Benda Cair, Bule Santai, Domestik Ngedumel

- detikNews
Senin, 02 Apr 2007 15:01 WIB
Jakarta - Aturan liquid, aerosol dan gel (LAG) dalam penerbangan luar negeri di Bandara Soekarno-Hatta ternyata lebih banyak dikeluhkan penumpang lokal. Sedangkan penumpang bule terlihat santai."Sebetulnya sih tidak banyak kendala dalam melakukan pemeriksaan. Kendala hanya kesulitan bahasa dengan orang asing. Tapi berjalan lancar, karena penumpang bule sudah biasa diperiksa seperti ini," beber Supervisor Security X-Ray Terminal 2D, Ahmad Tohir, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Senin (2/4/2007).Berbeda dengan penumpang bule, penumpang domestik justru banyak yang ngedumel. "Ya memang penumpang domestik saja yang agak keberatan," kata Tohir.Pengamatan detikcom di Bandara Soekarno-Hatta, setiap penumpang yang akan ke luar negeri, barang bawaannya dicek ulang, terutama yang membawa benda-benda cair.Seperti biasa, setiap penumpang dicek dengan alat X-Ray sebanyak dua kali. Pertama, di security check ketika baru masuk ke bandara.Setelah tentengan yang dibawa penumpang melewati alat pemeriksaan sinar X, petugas mengecek tas atau koper bawaan mereka.Jika diketahui mereka membawa benda cair, petugas akan memberitahukan ke setiap penumpang soal aturan baru tersebut. Mereka hanya diizinkan membawa benda cair di tas jinjing seberat kurang dari 100 ml. Di atas itu, harus dimasukkan ke dalam bagasi. Kalau bentuknya minuman, penumpang disarankan langsung meminumnya.Setelah itu, pemeriksaan X-Ray kedua, ketika penumpang akan memasuki boarding gate. Jika masih bandel dan tidak bersedia memasukkan benda cair miliknya ke bagasi, petugas akan menyita dan membuangnya ke tempat sampah yang berada di sisi alat pemeriksaan.Dari pengamatan, tempat sampah di sisi alat pemeriksaan sinar X kedua itu sudah dipenuhi botol-botol minuman, termasuk minyak rambut. (umi/sss)


Berita Terkait