SBY Tak Perlu Cemas Hadapi Ancaman Interpelasi Iran

SBY Tak Perlu Cemas Hadapi Ancaman Interpelasi Iran

- detikNews
Senin, 02 Apr 2007 13:20 WIB
Jakarta - DPR menganggap pemerintah terlalu berlebihan menanggapi isu interpelasi. Harusnya pemerintah biasa saja, karena interpelasi bukanlah impeachment."Tidak usah cemas. Hadapi dengan elegan. Ini kan hanya menjelaskan," cetus Wakil Ketua MPR AM Fatwa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2007).Menurut Fatwa, kedudukan presiden dalam UUD sangat kuat. "Apalagi kita (DPR) tidak melihat akan ada pengganti presiden dalam waktu singkat," kata politisi PAN itu.Interpelasi dibutuhkan DPR agar presiden bisa menjelaskan secara rinci mengenai kebijakannya mendukung resolusi PBB mengenai sanksi nuklir Iran itu. Penjelasan Menlu Hassan Wirajuda kepada Komisi I DPR juga dipandang belum cukup. "Harus presiden sendiri yang menghadapi DPR," tandas Fatwa.Politisi senior PDIP Sabam Sirait menguatkan pernyataan Fatwa. Anggota Komisi I DPR ini menyebutkan adanya ketakutan berlebihan pemerintah menanggapi interpelasi yang mungkin akan menjurus pada impeachment."Padahal tidak ada impeachment dalam undang-undang kita. Interpelasi ini hanya meminta keterangan lebih rinci dan bertanggung jawab dari presiden," tandas Sabam. (aba/asy)


Berita Terkait