Tatang Bantah Ada Percekcokan Pilot dan Co Pilot Garuda
Senin, 02 Apr 2007 11:49 WIB
Jakarta - Ketua KNKT Tatang Kurniadi membantah mentah-mentah pernah mengeluarkan pernyataan di TV Australia adanya percekcokan antara pilot dan co pilot Garuda 200. Dia menduga ada pelintiran."Saya tidak pernah memberikan statement seperti itu. Paling penjelasan bahwa kita bekerja berdasarkan fakta dan analisa," tegas Tatang di Gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (2/4/2007). Tatang berharap bisa bertemu wartawan TV Australia yang mewawancarainya sebagai bukti tidak ada pernyataan seperti itu."Makanya saya ingin ketemu wartawannya. Flight cockpit recorder (FCR) kan adalah masih domainnya investigator, belum bisa diekspos. Jadi tidak ada itu argumen-argumen itu," tegas dia.Jadi nggak benar? "Ya mana mungkin, tidak benarlah. Ini salah satu bagian disiplin dari seorang investigator, tidak boleh diekspos lebih dulu," ujar dia.Berarti beritanya dipelintir? "Saya kira mungkin, karena pelintiran soal kecelakaan pesawat kan bukan kali ini saja," tandas dia.Pada Minggu 1 April, TV Australia, Sunday, Nine Network, memberitakan pernyataan Tatang mengenai adanya percekcokan antara pilot dan co pilot sesaat sebelum Garuda 200 celaka. Dalam percakapan itu disebutkan, co pilot menyarankan agar pilot tidak mendarat dulu, tetapi berputar-putar dulu karena pesawat masih melaju kencang.
(umi/nrl)











































