Tak Dimasukkan Bagasi, Parfum Calvin Klein Terpaksa Dibuang

Tak Dimasukkan Bagasi, Parfum Calvin Klein Terpaksa Dibuang

- detikNews
Senin, 02 Apr 2007 11:43 WIB
Jakarta - Di luar negeri, pembatasan benda cair telah lebih dulu diberlakukan. Bagi yang nekat, ya terpaksa mengiklaskan parfum mahalnya dibuang ke tong sampah. Misalnya cerita Wiwiet pada detikcom, Senin (2/4/2007) di bawah ini:Pembatasan cairan tersebut memang menyusahkan, saya mengalaminya saat hendak pulang dari Jerman bulan November 2006 naik Singapore Airlines (SQ). Saat memasuki bandara Frankfurt, sudah tertera bahwa semua jenis liquid dan cairan yang lebih dari 100 ml harus disimpan di bagasi dan tidak boleh masuk ke Cabin. Sementara yang di bawah 100 ml disimpan di plastik transparan sehingga bisa dilihat oleh petugas bandara. Saat menjelang check in kami juga diingatkan oleh petugas counter mengenai peraturan tersebut yang menurut mereka dipicu oleh terbongkarnya plot terorisme di Inggris. Saya pun memasukkan barang-barang liquid tersebut ke dalam koper yang akan dimasukkan ke bagasi. Namun meskipun demikian, dasar orang Indonesia, teman saya yang bernama Budi ngotot tidak mau memasukkan parfum di atas 100 ml ke dalam bagasi, sehingga saat hendak masuk pesawat, parfum Calvin Klein yang baru dibelinya itu terdeteksi petugas dan terpaksa dibuang, karena ukurannya yang melebihi 100 ml. Maka sepanjang perjalanan Budi pun tampak bete hingga sampai Soekarno Hatta. Heuahueahue... (nrl/ana)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait