Bawa Aqua, Detektor di Bandara Fukuoka Berbunyi

Bawa Aqua, Detektor di Bandara Fukuoka Berbunyi

- detikNews
Senin, 02 Apr 2007 09:45 WIB
Surabaya - Calon penumpang pesawat di Indonesia menggerutu karena ada pemeriksaan bawaan lebih lama lagi akibat penerapan pembatasan benda cair di kabin. Bagi mereka yang biasa ke luar negeri, hal itu biasa saja.Di Jepang, bahkan detektor bisa membaca adanya benda cair, air mineral sekalipun, di tas bawaan penumpang. Berikut cerita Mohammad Basyuni, Ph.D Student of United Graduate School of Agriculural SciencesKagoshima University, pada detikcom, Senin (2/4/2007):Saya punya pengalaman menarik membawa air mineral waktu balik mudik liburan musim panas tahun lalu di Bandara Fukuoka, Jepang.Waktu pemeriksaan detektor tas ransel saya dua kali bunyi, saya pun heran tak ada logam di tas. Petugas bandara pun minta membuka tas dan ternyata waktu di Surabaya saya beli Aqua 2 pet bottle 600 ml dan belum saya buka. Ketika ditanya apa ini, saya bilang mizu (water). Dan karena masih disegel akhirnya lolos dan tak ada masalah. Mereka bilang sih daijoubu (OK).Akhir Maret lalu kebetulan saya naik ANA dari Bandara Kobe dan di Jepang. Meski jam makan siang, pesawat tak ada servis makan siang makanya saya beli bento (bekal) dan teh pet bottle 1 liter. Juga saya masih punya (sudah dibuka) 1 kaleng kopi dan 1 liter pocari sweat dan waktu pengecekan di bandara juga aman-aman saja dan tak masalah.Kalau membaca berita di detikcom pagi ini kok masalah kecil ini membuat penumpang jadi tak nyaman, saya kira perlu sosialisasi yang lebih luas. Di Jepang juga tak ada sosialisasi tapi masyarakatnya lebih terdidik dan tertib, atau saya yang nggak tahu. Maklum meski hampir 3 tahun tinggal di Jepang saya tak bisa membaca huruf kanji. Mungkin itu deh sedikit pengalaman saya.Anda punya pengalaman juga? Ceritakan pada kami di redaksi@staff.detik.com. (nrl/nvt)


Berita Terkait