Berantas Korupsi, KPK 'Belajar' dari EFCC Nigeria

Berantas Korupsi, KPK 'Belajar' dari EFCC Nigeria

- detikNews
Minggu, 01 Apr 2007 22:58 WIB
Jakarta - KPK menggandeng EFCC (Economic and Financial Crimes Commission) Nigeria, dalam upaya memerangi korupsi. Kerjasama kedua lembaga dilakukan dengan saling bertukar informasi dan berbagi pengalaman dalam memberantas korupsi. "Sekaligus untuk mempersempit ruang gerak para koruptor yang melarikan uang negara," kata Ketua KPK Taufiequrachman Ruki dalam siaran pers KPK yang diterima detikcom Minggu (1/4/2007).Nota kesepahaman itu ditandatangani pada 30 Maret lalu di Abuja Nigeria itu, oleh Ketua KPK dan Chairman EFCC Mallam Nuhu Ribadu.EFCC adalah lembaga yang berperan penting dalam peningkatan IPK (Indeks Persepsi Korupsi) Nigeria. Dan IPK Nigeria dalam kurun lima waktu terakhir terus membaik. Selain itu EFCC tergolong berhasil dalam mengembalikan harta hasil kejahatan. Dengan kegigihannya lembaga itu mampu meyakinkan bank di Swiss yang terkenal sangat ketat dalam hal kerahasiaan bank dan sukses mengembalikan uang negara yang dilarikan koruptor. "Keberhasilan EFCC itulah yang memperkuat alasan KPK melakukan kerjasama. Dan selain itu untuk menimba pengetahuan dalam bidang pelacakan dan pengembalian aset hasil kejahatan," tulis KPK dalam siaran persnya.Dalam kunjungan itu, delegasi KPK diajak melihat Nigeria Financial Intelligence Unit (NFIU). Unit ini bertugas untuk menganalisis seluruh laporan transaksi mencurigakan yang disampaikan oleh reporting entities di Nigeria. Dengan kecanggihan teknologi, pergerakan uang termasuk uang hasil kejahatan menjadi begitu cepat. Ini disebabkan NFIU memiliki akses real time ke rekening bank seseorang yang sedang diselidiki. "NFIU yakin akses ke informasi keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemberantasan kejahatan apapun termasuk kejahatan korupsi," tandas siaran pers itu. (ndr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads