Rel Ganda Cirebon-Kroya Mulai Digarap Tahun 2008
Sabtu, 31 Mar 2007 02:05 WIB
Jakarta - Departemen Perhubungan (Dephub) akan merealisasikan pembangunan rel ganda (double track) Cirebon-Kroya mulai tahun 2008. Tapi, pembangunan rel ganda sepanjang 158 kilometer itu tidak akan dilakukan secara keseluruhan."Untuk 50 kilometer dulu secara parsial, yang mana dulu yang trafficnya paling tinggi, mulai pada 2008," kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, di Gedung Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (30/3/2007).Realisasi pembangunan secara parsial itu menurut Hatta, berhubungan dengan 2 skema pembiayaan rel ganda tersebut. Apakah pembiayaan bertahap dalam negeri dari dana APBN atau pinjaman luar negeri.Untuk proyek yang akan dikerjakan pada tahun 2008 ini, menurut Hatta, akan diambilkan dari dana APBN. "Sumber pembiayaannya APBN kita coba 3 tahun diselesaikan bisa nggak, ini secara parsial," ujar Hatta.Biaya pembangunan rel ganda sepanjang 50 kilometer menurut Hatta menelan biaya sekitar Rp 500 miliar. Dengan demikian bisa diasumsikan untuk membangun rel sepanjang 158 kilometer akan menelan dana sekitar Rp 2,4 triliun atau USD 240 juta."Tapi tidak rata, yang sulit agak mahal sedikit, yang ada terowongannya agak mahal sedikit, yang nggak perlu pengerasan lebih murah," ujarnya.Pendanaan proyek lewat APBN ini lebih menguntungkan daripada pendanaan dari luar negeri. Hatta beralasan tenaga kerja lokal akan lebih tinggi terserap dan biaya proyek bisa ditekan separuhnya."Problem utamanya kalau pinjem dari luar negeri, perusahaan Indonesia nggak bisa ikut, Cina harus Cina, Jepang harus Jepang," ujarnya.Hatta mengungkapkan, Cina mengajukan penawaran USD 440 juta. Lebih mahal bila dikerjakan oleh perusahaan lokal yang hanya menelan biaya USD 240 juta.Setelah proyek pembangunan rel ganda secara parsial sepanjang 50 kilometer selesai, maka akan dicarikan skema pembiayaan baru yang lebih murah pada 2010.
(nwk/gah)











































