Nyolong HP di Rumah Kos Polisi, Rosyidi Remuk Dihajar Massa

Nyolong HP di Rumah Kos Polisi, Rosyidi Remuk Dihajar Massa

- detikNews
Jumat, 30 Mar 2007 16:59 WIB
Yogyakarta - Sebagai pencuri, Rosyidi (30) benar-benar bernyali besar. Warga Indramayu, Jawa Barat ini nekat nyolong di rumah kos polisi. Dia pun ditangkap dan dihajar hingga babak belur.Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (30/3/2007) di kos-kosan di Jalan Brojowikalpo Desa Condongcatur Kecamatan Depok Sleman. Selain dihuni mahasiswa, kos-kosan itu juga dihuni beberapa anggota Polda DI Yogyakarta. Rosyidi yang mengaku petugas sebuah yayasan panti sosial datang memintas sumbangan. Saat itu sebagian penghuni sedang beristirahat di kamar masing-masing. Sebagian lagi, sedang bekerja dan kuliah.Rosyidi terlihat perlente dengan celana panjang warna hitam dan baju lengan panjang krem. Dia juga membawa tas dan map yang berisi daftar sumbangan.Satu persatu kamar kos didatangi dan dimasuki. Bila kamar yang diketuk ada penghuninya, dia menyodorkan permintaan sumbangan untuk sebuah yayasan. Namun bila tidak berpenghuni, Rosyidi mengendap-endap masuk. Dia lalu menyikat barang-barang yang mudah dimasukkan ke dalam tas, seperti handphone (HP).Seperti yang dilakukan dia saat memasuki kamar Briptu Hendro. Dia mengendap-ngendap sebelum mengembat HP yang ada di meja. Saat Rosyidi masuk kamar, Hendro yang baru pulang salat Jumat berpura-pura tidur. Namun begitu Rosyidi menyikat HP-nya, Hendro bangun dan langsung meringkusnya.Rosyidi sempat melawan dan berusaha melepaskan diri. Namun Hendro langsung berteriak memanggil penghuni kos dan warga. Rosyidi pun menjadi bancakan. Dia diseret keluar dan dihajar beramai-ramai. dalam sekejap, wajah Rosyidi babak belur.Selanjutnya, Rosyidi diserahkan ke Mapolsek Depok Timur di Jl Ringroad Utara, Yogyakarta. Namun karena luka-lukanya lumayan parah akibat dihajar massa, dia kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara di Jl Solo Km 14,5 Kalasan.Kapolsek Depok Barat, AKP Dodo Hendrakusuma mengatakan, patut diduga modus operandi pencurian dengan menyamar sebagai pencari sumbangan sudah lama beroperasi di wilayah Sleman. Target pelaku adalah handphone, dompet atau perhiasan milik penghuni kos-kosan mahasiswa."Di wilayah Depok Timur sudah sering menerima banyak laporan, tapi baru sekarang tertangkap. Mungkin masih ada pelaku lain yang beroperasi, biasanya mereka berkelompok," kata Dodo. (bgs/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait