Diduga Chikungunya, Darah 10 Warga Cipinang Besar Diteliti
Jumat, 30 Mar 2007 15:18 WIB
Jakarta - Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Timur melakukan pengambilan sampel darah dari 10 warga RW 08, Cipinang Besar Utara, Jatinegara. Warga di daerah itu mengalami gejala yang mirip penyakit chikungunya."Nanti kita masukkan ke lab dulu, hasilnya baru satu minggu kemudian bisa diketahui, apakah benar chikungunya atau penyakit lainnya," kata Kepala Sudinkes Jaktim dr Dien Emawati saat dihubungi detikcom, Jumat (30/3/2007).Selain pengambilan sampel darah, di daerah tersebut Sudinkes Jaktim juga melakukan penyuluhan tentang masalah kebersihan dan pengobatan gratis."Chikungunya juga menyebar melalui nyamuk aides aigepty, jadi masalah kebersihan harus selalu diperhatikan," kata dia.Beberapa warga di RW 08, Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur, mengaku tangan dan kakinya linu dan sulit digerakkan. Mereka juga menyatakan, tidak mampu berjalan karena seluruh persendian dan tulang-tulangnya sakit dan linu.Di sekujur tubuh mereka juga timbul bercak-bercak yang mirip demam berdarah. "Kita sudah melakukan fogging, nanti satu minggu lagi kita ulang fogging-nya," kta Dien.Ranking 2 DBDDien juga mengungkapkan, Jakarta Timur merupakan wilayah di DKI Jakarta yang menduduki peringkat kedua endemi DBD. Jumlah korban akibat penyakit ini sejak 1 Januari hingga 29 Maret 2007 mencapai 2.487 orang dengan 7 orang meninggal dunia.Urutan pertama penderita penyakit ini ditempati daerah Kramatjati sebanyak 402 kasus, Jatinegara 364 kasus, Duren Sawit 327 kasus.
(umi/sss)











































