Chikungunya, Fenomena Gunung Es yang Harus Diwaspadai
Jumat, 30 Mar 2007 13:24 WIB
Jakarta - Meski bukan penyakit mematikan, namun chikungunya harus tetap diwaspadai. Sebab penyakit ini bisa mengakibatkan lumpuh sementara pada si penderita."Chikungunya barangkali seperti fenomena gunung es. Mungkin yang kelihatan hanya 3 atau 4 orang, padahal sebenarnya banyak di lapangan," kata Wakil Kepala Dinas Pemprov DKI Jakarta Salimar Salim.Hal itu disampaikan Salim di Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (30/3/2007).Dijelaskan dia, baru-baru ini ditemukan 15 orang positif terkena chikungunya di Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur."Penyakit ini menjadi fenomena gunung es karena banyak penderita yang tidak melakukan pemeriksaan ke puskesmas atau rumah sakit," imbuh perempuan berkerudung ini.Ditambahkan dia, penyakit jangkitan virus (alfa virus) yang disebarkan nyamuk aedes aegypti ini gejalanya seperti flu biasa. Namun si penderita mengalami nyeri pada otot betis, sehingga bisa mengakibatkan lumpuh sementara."Panyakit chikungunya ini adalah self limited disease, yang artinya sembuh sendiri," lanjut Salim.Perempuan berkacamata ini mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pemberantasan sarang nyamuk setiap hari Jumat selama 30 menit. Cara yang dilakukan adalah dengan program 3M, yaitu menguras bak air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas.
(nvt/sss)











































