PAN Tak Mempan Dilobi, Tetap Dukung Interpelasi Iran
Jumat, 30 Mar 2007 11:33 WIB
Jakarta - Meski berbagai lobi telah dilakukan pemerintah, Fraksi PAN DPR tidak terpengaruh. PAN tetap mendukung interpelasi terkait persetujuan pemerintah terhadap resolusi DK PBB untuk Iran."Ini menjadi keputusan rapat DPP PAN. Kalau hampir semua anggota menyatakan interpelasi, ya interpelasi. FPAN akan sangat serius," tegas Ketua FPAN Zulkifli Hasan dalam diskusi tentang Iran yang diadakan FPAN di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/3/2007).Menurut Zulkifli, dukungan terhadap interpelasi adalah untuk menunjukkan keberpihakan PAN pada negara-negara yang berjuang untuk menuntut haknya. "Ini isu sensitif. Kita mendukung ini karena kita berpihak pada negara-negara yang sedang memperjuangkan nuklir untuk damai," kata politisi yang juga Sekjen DPP PAN itu.Anggota FPAN Djoko Susilo menambahkan pernyataan Zulkifli. Menurut Djoko, resolusi DK PBB harus dilanjutkan dengan resolusi baru untuk membebaskan seluruh wilayah Timur Tengah termasuk Israel dari senjata nuklir.Akhirnya acara ditutup dengan pembubuhan tanda tangan dukungan dari FPAN yang berjumlah 40 orang. Djoko yang awalnya menolak, akhirnya "terpaksa" ikut menandatangani.Pemerintah Lakukan 5 KhianatDalam diskusi yang sama, cendekiawan muslim Jalaluddin Rakhmat menilai dukungan RI terhadap resolusi PBB merupakan bentuk pengkhianatan. "Pemerintah melakukan 5 pengkhianatan ketika mendukung resolusi PBB," kata Kang Jalal.Pemerintah mengkhianati kepentingan nasional, UUD 1945 dan Pancasila. Kemudian dua lainnya adalah pengkhianatan terhadap kepentingan negara-negara dunia ketiga dan negara-negara Islam.
(aba/nrl)











































