Anton Medan: E-mail Pembunuh Bayaran Tak Perlu Dihiraukan

Anton Medan: E-mail Pembunuh Bayaran Tak Perlu Dihiraukan

- detikNews
Jumat, 30 Mar 2007 08:03 WIB
Jakarta - Beredarnya e-mail bisnis pembunuh bayaran tidak perlu dipercaya. E-mail itu hanya pekerjaan orang iseng belaka karena pembunuh bayaran biasanya bergerak dengan rahasia, tidak pakai promosi."Memang sekarang marak e-mail pembunuh bayaran juga SMS teror. Itu kerjaan orang iseng yang mencari duit. Jadi nggak usah ditanggapi," kata Anton Medan, ustad yang semasa mudanya akrab dengan dunia gelap, dalam percakapan dengan detikcom, Jumat (30/3/2007).Menurut Anton, umumnya seseorang mencari pembunuh bayaran dari oknum aparat yang terpercaya atau sosok preman yang ternama sehingga lebih terjamin, tidak dengan memanfaatkan reklame yang disebar lewat e-mail. "Bagaimana e-mail bisa menjamin," ujarnya.Pemilik pesantren yang santrinya mantan napi ini menjelaskan, pembunuh bayaran biasanya tidak berhubungan langsung dengan yang membayarnya. Mereka tidak saling kenal dan menggunakan perantara. "Jadi e-mail itu tidak usah dihiraukan," ujarnya dengan logat khasnya yang tegas.Belakangan ini warga Jakarta diresahkan dengan beredarnya e-mail bisnis pembunuh bayaran. Isi e-mail ini sangat meyakinkan sehingga bisnis mencengangkan itu seolah-olah benar. Polda Metro Jaya berjanji akan menyelidiki pembuat e-mail meresahkan tersebut. (mly/nrl)


Berita Terkait