Pimpinan Arab Ajukan Rencana Perdamaian Timur Tengah
Jumat, 30 Mar 2007 02:18 WIB
Riyadh -
Pemimpin Arab pada KTT Liga Arab mengajukan rencana perdamaian. Rencana perdamaian ini sebelumnya pernah diajukan pada 2002 di Timur Tengah, walaupun Israel menolak rencana itu.22 Anggota Liga Arab bersama-sama mendeklarasikan, setelah Sekretaris Jendral Liga Arab Amr Mussa membacakan Deklarasi Riyadh yang menguatkan komitmen mereka. Komitmen ini pertama kali inisiatifnya dari pimpinan Arab yang disahkan pada KTT Arab tahun 2002.Namun Wakil Perdana Menteri Israel Shimon Peres menolak rencana ini dan dia menginkan negosiasi. Tentu hal ini menimbulkan kekecewaan dari beberapa negara, antara lain Mesir.Menteri Luar negeri Mesir Ahmed Abdul Gheit menyampaikan kekecewaannya dengan respon negatif dari Israel. "Kita berharap Israel dapat menerima rencana ini sebagai langkah awal yang serius untuk negosiasi," kata Gheit seperti yang dilansir AFP, Kamis (30/3/2007).
(mly/mly)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































