Jika Interpelasi Iran Tak Serius, FPI Ancam Duduki DPR
Kamis, 29 Mar 2007 14:37 WIB
Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) mengancam akan menduduki Gedung DPR jika usulan interpelasi anggota DPR terhadap pemerintah SBY yang mendukung resolusi 1747 Dewan Keamanan PBB terhadap Iran ternyata tidak serius. "Kami menuntut DPR segera mengajukan hak interpelasi kepada Presiden karena negara dalam bahaya," kata Sekjen FPI Habib Faiz Alatas kepada Ketua DPR Agung Laksono di Lantai III Gedung Nusantara III DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/3/2007).Faiz didampingi sekitar 10 anggota FPI. Kedatangan mereka untuk bertemu langsung dengan Agung Laksono. Selain itu, dalam tuntutannya FPI menyatakan, hal lain yang harus diperhatikan DPR adalah soal pornografi.Faiz menambahkan, dari informasi yang diketahuinya, anggota DPR yang sudah menandatangani usulan interpelasi berjumlah 139 orang termasuk Agung Laksono. Agung yang didampingi angota FPG, Yuddi Chrisnandi, dan anggota FPBR Ali Muchtar Ngabalin menyatakan, saat ini sebagian anggota DPR tengah berusaha untuk mempertanyakan masalah ini kepada pemerintah. "Akan kami teruskan, karena interpelasi ini diatur dalam UU," tutur Agung.Agung menuturkan, dalam rapat paripurna sebelumnya, usulan interpelasi sudah dibacakan. "Ini akan kami tindak lanjuti melalui saluran formal yang konstitusional," ujar Agung. Ali Muchtar mengatakan, sikap pemerintah mendukung resolusi DK PBB terhadap Iran telah mengkhianati bangsa Indonesia. "Apa Indonesia selama ini digiring oleh AS, menjadi anggota tidak tetap DK PBB. Kita dijadikan bemper oleh AS di DK PBB untuk dimanfaatkan dalam menghadapi masalah di Timur Tengah," ungkapnya.Sebelum menemui Agung, sekitar 150 anggota FPI berunjuk rasa di depan Gerbang DPR Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Mereka menyampaikan tuntutan menolak pornografi, menolak bangkitnya komunisme di Indonesia dan meminta agar DPR mengajukan interpelasi atas sikap pemerintah mendukung resolusi 1747 Dewan Keamanan PBB terhadap Iran. Dalam aksi ini, nyaris terjadi bentrok, karena ratusan laskar FPI ini meminta para pengunjuk rasa sebelumnya di DPR yang menolak RUU Penanaman Modal unt uk bergeser. "Minggir-minggir! Kalau salah satu kalian dari sini pergi ke Tugu Proklamasi untuk mendukung Pepernas kita akan datangi satu-satu," ancam massa FPI.Akhirnya para demonstran menolak RUU Penanaman Modal memilih menyingkir. Kemudian FPI berorasi selama 15 menit menyampaikan pendapatnya.
(mar/nrl)











































