Ibu Tewas Minum Pelangsing Maut, Doni Menangis Terus

Ibu Tewas Minum Pelangsing Maut, Doni Menangis Terus

- detikNews
Kamis, 29 Mar 2007 14:11 WIB
Yogyakarta - Doni Eka Budi Saputra (11) anak semata wayang Ana Suryaningsih, korban pelangsing maut, belum bisa menerima kematian ibunya. Bocah ini terus menerus menangis. Budi Wibowo, ayah Doni, menjadi TKI di Brunei."Sejak kemarin sore setelah pemakaman ibunya, Doni terus menangis sedih. Hari ini dia juga belum masuk sekolah," kata Hadi Prayitno (60) orangtua Ana Suryaningsih di rumahnya, Dusun Imorejo, Desa Wonokerto Kecamatan Turi, Sleman, Kamis (29/3/2007).Kondisi ini memancing iba teman-teman sekolah Doni di SD Wonokerto. Rabu 28 Maret siang, sejumlah guru dan teman sekolah sudah menengok Doni ke rumah duka. Siang ini sejumlah temannya juga kembali datang.Budi, ayah Doni, sudah dikabari peristiwa tragis ini. Namun dia belum bisa pulang karena masih terikat kontrak kerja di Brunei. Sedang Doni sendiri saat ini terus dihibur oleh neneknya, Ny Hadi Prayitno dan bibinya.Menurut Hadi, dirinya dan anggota keluarga yang lain sudah dimintai keterangan oleh Polisi dan Balai POM Yogyakarta. Namun soal dimana Ana membeli serbuk maut itu, Hadi mengaku tidak tahu menahu."Polisi sudah mengamankan semua barang yang ada di kamar Ana dan menanyakan kepada kami di mana dan kapan jamu itu dibeli. Tapi kami benar-benar tak tahu. Kalau dia sering minum jamu saya tahu, tapi tidak tahu jamu apa," ungkap Hadi. (bgs/djo)


Berita Terkait