Hipertensi, The Silent Killer

Hipertensi, The Silent Killer

- detikNews
Kamis, 29 Mar 2007 14:01 WIB
Jakarta - The silent killer merupakan sebutan untuk hipertensi karena biasanya tidak memperlihatkan gejala. Beberapa orang mungkin tidak merasakannya sampai terjadi komplikasi di jantung, otak, ataupun ginjal."Hipertensi bisa menyebabkan gagal jantung, lalu tekanan darah yang naik turun dapat merusak otak, jantung dan ginjal," kata dr Hananto Andriantoro SpJP dari RS Harapan Kita saat Semiloka The Heart of Hypertention Treatment di Hotel Le Meridien, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (29/3/2007).Dituturkan dia, terdapat kondisi kronis yang dapat meningkatkan risiko hipertensi, termasuk kolestrol tinggi, diabetes, penyakit ginjal, kurang tidur, dan kadang-kadang kehamilan.Sebelumnya di tempat yang sama dr Arieska Ann Soenarto SpJP mengatakan, karena hipertensi berdampak besar bagi organ tubuh, maka dapat menyebabkan kematian.Hananto mengatakan, tekanan darah tinggi yang tak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, gagal jantung, penyumbatan atau terputusnya pembuluh darah pada otak, menyempit dan melemahnya pembuluh darah di ginjal, penebalan, penyempitan dan sobeknya pembuluh darah pada mata, serta mengalami sindrom metabolik."Hipertensi memang tidak ada gejalanya, namun perlu dideteksi secara dini dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala," anjurnya. (mar/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads