Ada Indikasi Human Error dalam Insiden Adamair KI 172
Kamis, 29 Mar 2007 12:03 WIB
Jakarta - Black box pesawat AdamAir KI 172 yang retak akibat hard landing di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, sudah kembali dari Taiwan. Indikasi human error tercium dalam insiden itu."Indikasi human error ada, faktor cuaca juga ada," cetus Ketua Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk AdamAir KI 172 Kapten Ertata Lananggalih saat dihubungi detikcom, Kamis (29/3/2007).Dijelaskan Ertata, ada banyak rangkaian saat menyebut suatu kecelakaan terindikasi human error. Sebab di belakang penerbang, kopilot, dan pramugari, dalam pesawat yang bersangkutan, masih ada pihak manajemen."Kalau manajemennya tidak menjalankan sistem yang baik, itu juga bisa jadi human error," imbuh dia.Berarti manajemen juga akan diperiksa? "Kita lihat saja. Yang jelas kesimpulan penyebab (initial report) baru bisa selesai dalam 10 hari kemudian," jawab Ertata.Ditambahkan dia, insiden AdamAir KI 172 pada 21 Februari itu, pesawat diindikasikan mendarat dengan kecepatan tinggi. "Kita sudah mulai bekerja begitu investigator KNKT kembali dari Taipei, Taiwan," tukas Ertata.
(nvt/sss)











































