Pakar Kebumian ITS akan Bedah Jalur Misteri Kelud
Kamis, 29 Mar 2007 11:44 WIB
Surabaya -
Lain ahli lain pendapat. Menyoal jalur misteri di Gunung Kelud Kediri, Jawa Timur, pakar ahli bumi menilai bergeraknya kendaraan sendiri meski mesin dimatikan disebabkan adanya gelombang elektromagnetik. Ir Amin Widodo MT, pakar Ilmu Kebumian Institut 10 Nopember Surabaya (ITS) menyatakan terjadinya beberapa keanehan di lereng Gunung Kelud tepatnya di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngancar Kediri itu disebabkan adanya tekanan magma dari dalam bumi. "Kemungkinan ada retakan yang menyebabkan magma mendesak keluar," ungkap dia saat dihubungi detikcom, Kamis (29/3/2007).Akibat desakan dari magma tersebut, kata Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan ITS ini, muncul gelombang elektromagnetik yang menyebabkan mobil dalam keadaan diam bisa berjalan sendiri. Apakah desakan magma itu bisa menjadi besar dan meluas? "Magma dari dalam bumi itu tidak sedekat yang kita bayangkan, jaraknya dari permukaan tanah bisa 1 - 2 km ke dalam perut bumi," tuturnya. Namun untuk mengungkap misteri itu, Amin yang dikenal sebagai ahli penanganan bencana ini akan melakukan penelitian ke lereng Kelud yang sudah diyakini ada 'penunggunya' itu. Dia ingin mematahkan anggapan masyarakat yang mengatakan kawasan tersebut kawasan 'angker'. "Kita akan ke sana untuk meneliti apa sesungguhnya yang terjadi," ujar dia. Amin sendiri tidak menampik jika sebagian masyarakat sudah meyakini apabila lereng Kelud itu dipercaya ada kekuatan mistiknya. "Makanya yang saya dengar di lereng itu dijuluki Jalur Misteri," katanya. Namun ia meminta kepada masyarakat agar tidak tergesa-gesa menjatuhkan penilaian. Sebab, untuk membuktikan 'kekuatan' itu, ada ilmu pengetahuannya. "Jika kita mempercayai adanya misteri maka secara ilmiah ilmu pengetahuan akan berhenti," tandas dia.
(gik/asy)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































