Cegah Koalisi Jakarta Bubar, Golkar Usul Survei Cawagub
Kamis, 29 Mar 2007 11:11 WIB
Jakarta - Koalisi Jakarta pendukung Fauzi Bowo (Foke) terancam bubar karena masing-masing partai ngotot dengan cawagubnya. Untuk itu Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono mengusulkan sistem survei cawagub."Kalau pecah saya yakin tidak terjadi. Untuk soal cawagub, saya kira yang paling fair ditentukan melalui hasil survei, kita mengusulkan cara itu," ujar Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/3/2007). Menurut Agung, survei dinilai akan memperkecil persaingan antarpartai dalam menonjolkan egonya karena survei merupakan penilaian masyarakat yang paling mudah untuk menentukan figur mana yang paling layak diterima oleh warga Jakarta.Saat ditanya sikap Partai Golkar yang ngotot mencalonkan mantan Danpuspom Mayjen TNI Purn Djasri Marin, menurut Agung, hal itu masih dalam penggodokan, meskipun Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla pernah menyebut nama Djasri Marin."Itu belum final, masih dalam proses. Ya kita akan melakukan komunikasi terus untuk menentukan cawagub," kilah Agung.Agung mengingatkan, calon pendamping Foke harus sesuai karakteristik dan kinerja yang sama dengan Foke karena dengan begitu akan membuat duet Foke semakin solid."Calon cawagub harus disesuaikan dengan usernya, tidak bisa asal," imbuh Agung.Koalisi Jakarta merupakan gabungan belasan partai yang mengusung Foke. Namun anggota koalisi berseteru soal pendamping Foke. Golkar mencalonkan Mayjen Purn Djasri Marin, PDIP Mayjen Purn Slamet Kirbiantoro, dan Partai Demokrat mencalonkan Ferial Sofyan. Karena gontok=gontakan ini, Koalisi Jakarta terancam bubar.
(nik/nrl)











































