Paripurna DPR Diinterupsi 'Iran'
Kamis, 29 Mar 2007 11:06 WIB
Jakarta - Usulan interpelasi 132 anggota dewan soal Iran diinterupsikan dalam rapat paripurna DPR. Pengusul tak mau DPR dicap plin-plan."Kalau sudah dibacakan, kami minta pimpinan konsisten membawa usul hak interpelasi ini ke rapat Bamus. Jangan sampai masyarakat kembali menilai DPR tidak konsisten," cetus Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo dalam interupsinya di Nusantara II Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/3/2007).Usulan interpelasi terkait dukungan pemerintah Indonesia terhadap resolusi 1747 DK PBB mengenai sanksi terhadap Iran.Menanggapi interupsi itu, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar selaku pimpinan sidang menyampaikan, surat usulan hak interpelasi tersebut sudah diterima pimpinan DPR."Kita sudah menerima surat dari pengusul. Untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti Bamus," kata Muhaimin.Agenda rapat paripurna DPR kali ini membahas pengesahan RUU Penanggulangan Bencana dan RUU Penanaman Modal. Sesuai absensi, 285 dari 550 anggota dewan hadir. Namun yang masuk ruang sidang hanya sekitar 250 wakil rakyat.
(sss/umi)











































