Garuda: GA-828 Alami Gangguan Ignition, Asap Tak Berbahaya
Rabu, 28 Mar 2007 20:04 WIB
Surabaya -
Pesawat GA-828 jurusan Jakarta-Singapura yang bermasalah di Bandara Soekarno-Hatta mengalami gangguan mesin. Sementara asap putih yang sempat muncul akibat proses ignition (penghidupan mesin) yang tidak terjadi. Asap itu bukan sesuatu yang berbahaya. Demikian rilis Garuda Indonesia yang dikirimkan Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda, Pujobroto, yang diterima detikcom, Rabu (28/3/2007). Menurut Pujobroto, saat pesawat bergerak mundur (push back) di tempat parkir pesawat (apron) terminal E Bandara Soekarno-Hatta dan mesin dinyalakan oleh pilot, ternyata mesin nomor satu pesawat mengalami gangguan pada sistem 'ignition-nya' (semacam busi pada kendaraan bermotor).Setelah dilaksanakan pemeriksanan, para teknisi Garuda segera melakukan perbaikan pada sistem 'ignition' tersebut. Mengingat pelaksanaan perbaikan membutuhkan waktu sekitar satu jam, penumpang yang saat itu berada dipesawat dipersilakan untuk turun dan menunggu di salah satu lounge di bandara.Keberangkatan pesawat GA-828 yang semula pada pukul 13.45 WIB diundur menjadi pukul 16.35 WIB. Penundaan ini karena di samping menunggu perbaikan yang dilaksanakan, juga karena dilaksanakannya penggantian makanan baru agar sajian di pesawat tetap segar (fresh).Tentang asap tipis yang dilihat penumpang, kata Pujobroto, sebenarnya merupakan kabut asap yang keluar akibat proses ignition (penghidupan mesin) yang tidak terjadi dan hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak berbahaya.Setelah menjalani perbaikan, pesawat GA-828 yang membawa 54 penumpang tersebut diterbangkan oleh Capt. Bagus Asbari dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.35 WIB dan tiba di Singapura pada pukul 19.23 WIB.
(asy/asy)










































