Fatimah Becak Alih Profesi Jadi Penjual Sayur Keliling
Rabu, 28 Mar 2007 19:02 WIB
Palembang - Fatimah (40) yang sebelumnya terpaksa menarik becak guna menghidupi keluarganya, kini memilih profesi sebagai penjual sayur keliling. Pekerjaan ini dia lakoni setelah mendapatkan modal dari sumbangan mereka yang simpati."Mulai besok saya berjualan sayuran keliling kampung. Alhamdulillah, Allah memberikan rezeki dari tangan mereka yang prihatin dengan kehidupan saya," kata Fatimah kepada detikcom, di rumahnya, Jalan Timor, Kelurahan Lorok Pakjo, Palembang, Rabu (28/03/2007).Menurut Fatimah, dia akan membeli sayuran ke Pasar Induk Jakabaring, Palembang, kemudian dijual keliling ke sejumlah kampung. "Saya pakai sepeda," ujar ibu satu anak ini.Dari rekening BCA Cabang Rivai Palembang (norek 021-2305225), yang bukanya sejak dua hari lalu, Fatimah mendapat bantuan dari donatur sebesar Rp 4.650.000. Dari dana itu, Rp 1,5 juta diberikan kepada suaminya yang siang tadi diambil keluarganya. Lalu Fatimah membayar utang ke koperasi keliling Rp 200 ribu.Sementara Rp 700 ribu digunakan untuk modal jualan sayur keliling; Rp 500 ribu untuk berjualan minyak tanah; Rp 600 ribu untuk membeli lampu teplok kapal, kasur, sarung bantal dan sprei; serta Rp 500 ribu untuk biaya makan selama sebulan."Saya akan mengumpulkan semua keuntungan dari berjualan sayur dan minyak tanah, selama sebulan ini. Saya ingin melihat hasilnya, sehingga ke depan, ekonomi keluarga kami membaik," kata Fatimah yang merasa sedih ditinggal suaminya.Fatimah berharap keluarga suaminya mau mengembalikan suaminya tercintanya, Muhammad (46), kepadanya. "Saya tidak berniat mempermalukan keluarga suami saya. Tapi, mereka simpati dengan kami. Mudah-mudahan, suami saya akan kembali lagi. Saya akan berusaha keras menghidupi dan melindungi suami saya," ujarnya.Sebagai suami dan bapak, Muhammad adalah sosok yang bertanggungjawab. "Jangankan mau mukul, bicara kasar saja dia tidak pernah kepada saya," kata Fatimah. Jika bisnis berjalan, Fatimah ingin memasang aliran listrik ke rumahnya, serta mempersiapkan biaya sekolah buat anaknya, Raply. "Tolong sampaikan rasa terimakasih saya kepada mereka yang telah membantu kami. Semoga Allah memberikan rezeki yang banyak dan kesehatan kepada mereka," kata Fatimah. "Doakan saya sukses, dan semoga kami yang nantinya dapat membantu orang lain," lanjut perempuan berdarah Cirebon, Jawa Barat ini.
(tw/ken)











































