Anggota TNI AU Dilaporkan Siksa Gadis dengan Solder
Rabu, 28 Mar 2007 14:02 WIB
Pekanbaru -
Kelakuan buruk prajurit TNI kembali terjadi. Linda (19) disiksa anggota TNI AU Serma Ramon karena dituduh mencuri. Tangan dan kaki gadis ini disolder.Kasus penganiayaan itu terjadi pada Selasa 27 Maret malam. Saat itu Linda sedang nongkrong di sebuah kafe di Jl Arifin Ahmad, Pekanbaru, Riau. Tiba-tiba salah seorang tamu mengaku telah kehilangan handphone (HP).Tamu tersebut selanjutnya menuduh Linda yang mencuri HP miliknya sebab gadis ini duduk tidak jauh dari dirinya. Linda serta merta menolak tudingan itu.Tidak puas, tamu tersebut kemudian melaporkan kasus kehilangan HP-nya ke pemilik kafe. Entah apa kaitannya, kemudian muncul Serma Ramon. Prajurit TNI nan gagah ini kemudian menanyai Linda kembali soal HP tersebut.Karena Linda tak kunjung mengaku, Ramon kemudian meminta Linda ikut ke suatu tempat. Di tempat itu Linda didesak mengaku telah mencuri HP milik pengunjung kafe tersebut. Namun kali ini 'interograsi' diserta siksaan. Tangan dan kaki Linda disundut dengan solder panas. Meski demikian Linda tetap tidak mengaku telah mencuri HP. Tak lama kemudian Linda pun dilepas.Tidak terima dengan penganiayaan yang dialaminya, Linda didampingi kawannya mengadukan kasus ini ke POM TNI AU di kawasan Simpang Tiga. Rabu (28/3/2007) siang, Linda juga melaporkan kasus itu ke Polsek Bukit Raya.Danlanud TNI AU Pekanbaru, Kolonel Bonar Hutagaol, saat dihubungi detikcom melalui telepon mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini. Dia telah memerintahkan jajarannya untuk mencari Serma Ramon."Saya sudah perintahkan anak buah saya untuk mencari yang bersangkutan. Jika dia terbukti bersalah tentu akan kita proses," janji Bonar.
(djo/nrl)










































