TransJakarta Tertibkan Sopir Busway Ugal-ugalan Mulai 1 April

TransJakarta Tertibkan Sopir Busway Ugal-ugalan Mulai 1 April

- detikNews
Rabu, 28 Mar 2007 13:39 WIB
Jakarta - TransJakarta pengelola busway, sudah mendengar keluhan para penumpang soal ulah sopirnya yang ugal-ugalan. Badan Layanan Umum (BLU) milik Pemprov DKI ini pun akan melakukan penertiban terhadap para sopir busway yang ugal-ugalan mulai 1 April hingga 1 Mei 2007."Kita sudah turun ke lapangan, mendengarkan semua keluhan penumpang. Makanya kita putuskan untuk melakukan penertiban terhadap ulah sopir busway ini mulai 1 April hingga berakhir 1 Mei 2007. Sebulan waktu yang cukup untuk ini," kata Manajer Pengendalian BLU TransJakarta, Rene Nunumete, kepada detikcom, Rabu (28/3/2007).Jika nanti dalam masa penertiban masih ada sopir busway yang ugal-ugalan, maka TransJakarta tidak akan segan-segan memberikan sanksi. "Kita akan beri sanksi sesuai tingkat kesalahan," janji Rene.Rene menduga para sopir busway itu kerap kebut-kebutan di jalan karena kondisi lapangan yang menyebabkan mereka emosi. Misalnya saja ketika terjadi macet ataupun jalur mereka diserobot oleh pengendara lain. "Tapi kita tetap ingatkan kepada mereka. Anda bukan sopir angkot atau metromini yang kejar setoran. Jadi nggak perlu ngebut," ujar Rene.Rene selalu mengingatkan kalau para sopir busway itu tidak perlu ikut-ikutan melanggar peraturan jika pengendara lain memakai jalurnya. "Kalau mereka melanggar juga, tak ubahnya seperti para pengendara itu. Jadi jangan ikut-ikutan," pinta Rene.Berdasarkan hasil pengamatannya, para sopir busway sengaja ngebut karena mereka terburu-buru untuk mengejar waktu makan siang ataupun jadwal salat. "Ini yang tengah kita pelajari untuk mencari solusinya," tukas Rene.Rene mengungkapkan, kecepatan normal para sopir busway menjalankan kendaraanya adalah maksimal 45 kilometer per jam. "Tapi aturan ini akhirnya sulit dilakukan karena kondisi di lapangan," terang Rene.Rene berjanji, ke depan, para sopir busway ini akan lebih disiplin lagi dalam bekerja. "Kita akan terapkan standar disiplin operasional yang lebih ketat. Termasuk nanti akan ada pernyataan dari sopir ke penumpang bahwa mereka akan dibawa dengan nyaman, aman dan selamat sampai ke tujuan," ungkapnya. (mar/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait