Dapat Gelar Kehormatan, Lee Kuan Yew Diprotes
Rabu, 28 Mar 2007 13:07 WIB
Canberra - Bapak pendiri Singapura, Lee Kuan Yew menuai protes keras di Canberra, Australia. Para pengunjuk rasa mengungkapkan kemarahan mereka saat Lee menerima gelar kehormatan dari Universitas Nasional Australia (ANU).Menurut para pendemo, Lee tidak pantas mendapat gelar kehormatan itu karena mantan PM Singapura tersebut menentang demokarasi.Penyerahan gelar kehormatan itu dilakukan di kampus ANU yang dijaga ketat. Lee dianugerahi gelar kehormatan di bidang hukum.Lebih dari 50 orang, termasuk para akademisi hukum, berdemo di kampus tersebut. Namun Lee yang menjadi PM sejak kemerdekaan Singapura hingga 1990 itu tidak mempedulikan aksi protes tersebut."Jika mereka tidak memprotes, tak akan ada yang tahu bahwa saya mendapat gelar kehormatan di ANU," kata pria berusia 83 tahun itu enteng seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (28/3/2007)."Meski mereka protes, ANU jalan terus dan saya tidak dihalangi untuk datang," imbuh pria yang semasa memerintah dianggap otoriter namun berhasil membawa kemakmuran bagi negaranya.Keputusan untuk memberikan gelar kehormatan pada Lee juga ditentang pemimpin partai Greens Australia, Bob Brown."Saya keberatan dan banyak warga Australia lainnya akan keberatan dengan penggunaan sistem gelar yang sangat bodoh ini untuk menghormati seseorang yang tidak pantas menerimanya," cetus Brown.Menurut Brown, Lee merupakan pengkhianat cita-cita demokrasi yang telah menyingkirkan lawannya dengan efektif, termasuk memenjarakan orang.
(ita/sss)











































