Dibogem Tentara, Redpel Situs SBY Diperiksa di Guntur
Rabu, 28 Mar 2007 11:28 WIB
Jakarta - Redaktur Pelaksana (Redpel) situs Presiden SBY (www.presidensby.info), M Anis, yang babak belur dihajar anggota TNI bernama Serka Ali Malabar, Rabu (28/3/2007) dimintai keterangan di Pomdam Jaya, Guntur, Manggarai, Jakarta Selatan. Pemeriksaan Cak Anis -- begitu Anis disapa -- merupakan kelanjutan dari pemeriksaan yang dilakukan di markas Garnisun, Jakarta Pusat, Selasa kemarin.Di Guntur, Cak Anis diperiksa untuk pemberkasan BAP atas kasus penganiayaan yang menimpanya. Peristiwa kekerasan oleh Serka Ali Malabar itu terjadi pada Minggu pukul 22.00 WIB. Saat itu, Cak Anis sedang makan di sebuah warteg di dekat kosnya di Jl. Tanah Abang I, Jakarta Pusat. Menurut penuturan saksi mata, saat itu Cak Anis sedang asyik makan, tiba-tiba ada seorang tentara bersepatu lars yang datang ke warteg sambil marah-marah dan ngamuk-ngamuk. Karena melihat ada tentara ngamuk, Cak Anis pun berkata kepada tentara itu. "Bos, sabar bos," kata Cak Anis saat itu berusaha menenangkan sang tentara. Disapa Cak Anis seperti itu, tentara itu malah berang. "Kamu mau ikut campur ya....," teriak tentara itu kepada Cak Anis. Serta merta tentara itu pun menghajar Cak Anis. Cak Anis yang telah mengelola situs presiden SBY selama satu tahun tiga bulan itu digebuki oleh tentara itu. Cak Anis juga diinjak-injak oleh tentara itu dengan sepatu larsnya. "Cap sepatu larsnya sampai ngecap di kaosnya," kata rekan-rekan Cak Anis di Istana. Setelah Cak Anis tak berdaya, tentara itu pun mengeluarkan sangkurnya. Tentara menusukkan sangkur itu ke arah Cak Anis. Namun, Cak Anis berhasil menghindar, meski lengan kanannya sempat terserempet sangkur itu. Setelah itu, Cak Anis lari menyelamatkan diri. Kabar yang beredar Serka Ali Malabar, yang diduga sebagai pelaku penganiayaan telah ditangkap. Namun pihak Pomdam Jaya belum bisa dikonfirmasikan mengenai kabar ini.
(mar/nrl)











































