RI Minta Dukungan Internasional Tanggulangi Flu Burung
Rabu, 28 Mar 2007 10:02 WIB
Jakarta - Indonesia berada di peringkat pertama kasus flu burung. Pertemuan tingkat tinggi pun digelar Rabu (28/3/2007) ini.Pertemuan tersebut untuk menggalang dukungan internasional dalam penanganan kasus yang terus mewabah di Indonesia itu.Pertemuan yang dibuka Presiden SBY pukul 10.00 WIB di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, itu mengusung tema "Responsible Practices for Sharing Avian Influence Viruses and Resulting Benefit".Selain pejabat Depkes dan Deplu, sejumlah dubes negara sahabat juga hadir dalam pertemuan itu, antara lain Dubes Jepang, Australia, Brasil, Taiwan, Brunei Darussalam dan sejumlah negara lain.Sejumlah menteri dan anggota DPR juga tampak hadir di Istana Negara.Menkes Siti Fadilah Supari sempat mengungkapkan, satu hal yang terpenting untuk dilakukan saat ini demi mengatasi flu burung adalah kerjasama antara pemerintah dan perusahaan farmasi untuk mengendalikan harga vaksin, jumlah produksi dan distribusinya."Yang penting kalau kita bisa deal, kita bisa atur, harga, jumlah dan distribusinya," kata dia.Saat ini 90 persen stok vaksin flu burung hanya diproduksi produsen di AS dan Eropa.Hingga kini di Indonesia sudah ada 89 kasus positif flu burung, 69 orang di antaranya meninggal dunia.
(umi/sss)











































