Timnas Tak Mau Terlibat Kontroversi Penemuan Bolton
Rabu, 28 Mar 2007 08:25 WIB
Surabaya - Kontroversi siapa penemu ide solusi bola beton (bolton) tidak membuat pusing Timnas Penanggulangan Lumpur Sidoarjo. Timnas tidak perlu terlibat dalam kontroversi itu. Sebelumnya, seorang warga Solo, RM Yehezkiel Marcelino Wiseso Tito, mengklaim menemukan solusi bolton jauh-jauh hari sebelum pakar ITB menemukannya. Temuannya sudah disampaikan ke pemerintah. Namun, pemerintah tidak merespons. Tapi, tiba-tiba muncul solusi bolton yang dibawa tiga pakar dari ITB. Juru Bicara Timnas Penanggulangan Lumpur Rudi Novrianto tidak mau berpanjang-panjang menanggapi kontroversi penemuan solusi bolton. Yang jelas, saat ini, solusi bolton dilakukan untuk mengurangi semburan lumpur. Proyek ini menjadi tanggung jawab tim ahli Fisika dari ITB itu. Berikut wawancara detikcom dengan Rudi Novrianto, Rabu (28/3/2007): Siapa yang mempresentasikan bola beton ke Timnas?Kan ahli fisika dari ITB Tidak ada masukan soal bolton dari orang lain?Tidak ada. Ya dari ITB itu Apakah pernah Bupati Sidoarjo atau yang lain mengusulkan ke Timnas soal gagasan bola beton?Tidak pernah adaSama Sekali?Iya. Tidak ada usulan dari bupati Apakah anda yakin bola beton itu murni gagasan dari ahli Fisika ITB? Mereka kan yang mempresentasikan ke TimnasTimnas pernah dikomplain pihak lain yang mengaku juga penemu ide bola beton? TidakAda orang Solo bernama Tito yang mengaku pertama kali punya gagasan itu. Bahkan idenya sudah dikirim ke bupati tanggal 2 September 2006. Anda tahu? Tidak tahu. Tanggal segitu kan Timnas belum ada. Timnas kan dibentuk 8 September 2006Sama sekali bupati Sidoarjo tidak pernah memberitahu Timnas?Tidak. Sama sekali tidak Bagaimana tanggapan Anda terhadap kontroversi penemu solusi bolton itu?Itu bukan urusan Timnas. Tanya saja ke ITB. Kita hanya menerima presentasi dari ITB kok. Setelah itu ya dijalankan
(gik/asy)











































