Tidak Melaut, Nelayan di Sumsel Terancam Krisis Pangan
Rabu, 28 Mar 2007 01:40 WIB
Palembang - Ratusan keluarga nelayan di Sungsang, Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel), terancam krisis pangan. Penyebabnya sudah 1,5 bulan ini mereka tidak melaut, akibat kondisi laut dan cuaca yang buruk.Ombak di Selat Bangka maupun laut yang mengarah ke Kepulauan Riau, tingginyamencapai 2-3 meter. Belum lagi seringnya badai yang melanda di laut maupun dikawasan pesisir timur Sumsel, termasuk daerah Sungsang."Banyak nelayan tidak melaut, dan mereka terpaksa menjual perhiasan atau mengutangbuat memenuhi kebutuhan kehidupan mereka sehari-hari," kata Dian Maulina, pendampingpemberdayaan ekonomi masyarakat Sungsang dari South Sumatra Fire Forest Management(SSFFM), kepada detikcom, di dermaga speedboat Benteng Kuto Besak, Palembang, Selasa (27/03/2007).Fakta tersebut dibenarkan warga Sungsang, Abbas, yang berangkat ke Palembang, gunaberbelanja kebutuhan keluarganya."Ya, memang banyak kawan-kawan yang jadi nelayan, tidak melaut. Kondisi mereka sekarang ini sangat sulit. Sudah banyak yang berutang, atau mencoba mencari pekerjaan lain, seperti ikut kami memanen padi," kata Abbas yang sejak 10 tahun terakhir memilih menjadi petani sawah pasang-surut.Yang dikhawatirkan Abbas, dengan kondisi seperti itu, biasanya tingkat kriminalitasakan meningkat, baik di sepanjang pesisir timur Sumsel maupun di Sungai Musi. "Ya, mereka menjadi perompak kapal. Tapi, tidak semuanya. Ya, apa yang harusdilakukan kalau kondisi hidup yang sulit," katanya.Sementara Dian yang sampai di Palembang bersama Abbas, mengatakan Pemerintah Sumatra Selatan harus memberi bantuan kepada nelayan. Misalnya air bersih, beras, minyak tanah, atau minyak sayur."Anda harus tahu semua kebutuhan itu, harga naik 100 persen di daerah tersebut.Minyak tanah bisa Rp 3.000 per liter, air mineral bisa Rp 5.000 per jerigen, begitupunminyak sayur yang mencapai Rp 10.000 per kilogram. Saat mereka melaut saja, hidupsulit, apalagi seperti saat ini," tukas Dian.
(tw/nwk)











































