Fauzi Bowo Sudah Dikepung Kepentingan Elit Politik
Rabu, 28 Mar 2007 01:34 WIB
Jakarta - Forum untuk mempertemukan anak muda terhadap calon pemimpin memang sangat diperlukan. Jika tidak, banyak anak muda apatis terhadap pilkada yang ujung-ujungnya sikap golongan putih (golput) alias tidak memilih.Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) mendatangkan cagub DKI untuk dipertemukan dengan anak muda. Sayang, hanya mantan Wakapolri Komjen Pol Adang Daradjatun saja yang menyanggupi untuk hadir."Kita udah coba ke Fauzi Bowo (Foke), tapi nggak pernah mendapat tanggapan, sehingga kita berpikir bahwa Foke itu telah dikepung oleh kepentingan elit dan politik," kata koordinator pertemuan antara Cagub DKI dengan perwakilan pemuda, Ria, di Restoran Sari Kuring, SCBD, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2007).Acara ini menurut Ria, digelar untuk menjembatani anak muda dengan calon pemimpinnya, supaya anak muda mengenal visi dan misi calon pemimpinnya."Kita coba untuk bisa mempertemukan mereka dan calon pemimpinnya agar mereka tahu jelas visi dan misi sehingga mereka mau ikut pilkada," ujar Ria.Sementara itu, Adang Daradjatun memaparkan visi dan misinya jika terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dia juga melayani sederet pertanyaan yang dilontarkan perwakilan pemuda tersebut."Saya akan menerapkan regulasi yang baik berkaitan dengan masalah banjir maupun kemacetan dan polusi udara di Jakarta," ungkap mantan wakapolri tersebut.Ketika ditanya mengenai citra polisi yang melekat pada dirinya, di mana kini polisi dianggap memiliki citra yang kurang baik di mata pemuda dan pelajar, Adang mengatakan bahwa untuk itulah dia dulu memelopori reformasi di tubuh Polri. Hal itu dimaksudkan agar polisi tidak di pandang dengan citra yang buruk.
(nwk/nvt)











































