Razia KTP Digelar, Warga Kenjeran Surabaya Kaget
Selasa, 27 Mar 2007 21:47 WIB
Surabaya - Razia KTP digelar di Kelurahan Tambak Wedi Baru, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Kedatangan 30 petugas yang melakukan razia itu membuat warga sekitar kaget. Sontak, mereka pun berkerumun dan mencari tahu."Ono opo iki (ada apa ini)," ujar belasan warga sekitar yang keluar rumah dan ikut mendatangi kos-kosan yang dirazia, Selasa (27/3/2007) malam.Pemeriksaan KTP ini dimaksudkan untuk mengantisipasi bermunculannya sarang-sarang teroris dan meminimalkan pasangan yang melakukan perbuatan zina.Saat razia, ditemukan beberapa orang yang bekerja sebagai tukang becak yang tidak memiliki kartu identitas penduduk musiman (Kipem). Alasan mereka tidak mengurus kipem adalah karena tidak ada informasi perihal tersebut."Selama ini kami tidak mengetahui info tersebut, tapi kalau ada iuran saya tetap membayar, taat," ujar Karsani (49) warga Tuban, Jawa Timur, yang menjadi penghuni salah satu kos-kosan di daerah tersebut.Kasi Tramtib Kenjeran, Sutrisno Susilo pun mengimbau agar setiap tamu yang memasuki daerah baru harus segera melapor. "Bila dalam waktu 1X24 jam di tempat baru harus segera melapor," Sutrisno mengingatkan.
(nvt/nwk)











































