Marwia Putri Positif Flu Burung

Marwia Putri Positif Flu Burung

- detikNews
Selasa, 27 Mar 2007 21:26 WIB
Palembang - Marwia Putri (23), mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Batang Hari (Unbari) Jambi, yang meninggal dunia di RSU Moehammad Husin Palembang positif menderita flu burung. Marwia telah dimakamkan di Jambi beberapa hari lalu. "Kita mendapatkan hasilnya secara lisan. Memang kita masih membutuhkan statusnya secara tertulis," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Syahrul Muhammad, saat dihubungi pers, di Palembang, Selasa (27/03/2007). Menurut Syahrul, dengan adanya penjelasan Marwia positif terkena flu burung, pihaknya saat ini mengambil langkah siaga. Antara lain pihaknya akan mengambil sampel darah para perawat medis. Selain itu, pihaknya akan mengontak Dinkes Jambi untuk mengambil contoh darah keluarga Marwia yang berada di Jambi. Apakah Marwia terkena virus flu burung di Jambi atau Palembang? Syahrul mengatakan pihaknya belum dapat memastikan. "Yang jelas berdasarkan hasil rapid test oleh Dinas Peternakan Palembang, kucing peliharaan keluarga Marwia dan keberadaan ayam di sekitar pemukiman mereka negatif terserang flu burung," katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Marwia Putri yang pulang ke Palembang untuk menjenguk ibunya, Mardiani (45) yang tengah sakit, tiba-tiba terserang demam panas saat berada di Palembang. Oleh keluarganya, Marwia dibawa ke Rumah Sakit Charitas dan RS Bunda. Di sana Marwia dirawat dua hari, sebelum dirujuk ke rumah sakit umum Moehammad Husin Palembang. Hasil pemeriksaan darah di RS Charitas, Marwia tidak terdeteksi susfect flu burung. Bahkan di RS Bunda, dia terdeteksi terkena penyakit demam berdarah dengue.Namun, di RSU Moehammad Husin, Marwia langsung di rawat di Sars Center di Faviliun Melati. Dia diduga suspect flu burung. Namun, malang , Sabtu ( 24/03/2007 ) sekitar pukul 16.30, tiba-tiba listrik RSU itu padam. Semua peralatan medis yang terhubung dengan Marwia pun tidak berfungsi, yang menyebabkan gadis itu koma. Tak lama kemudian, sesaat listrik menyala kembali Marwia meninggal dunia. Didapatkan informasi, keluarga Marwia, terutama saudara-saudara mengamuk di rumah sakit. Mereka marah soal padamnya listrik rumah sakit. Mereka menghancurkan pot bunga dan menantang berkelahi dua satpam di sana . Saat itu pihak RS Moehammad Husin Palembang belum dapat memastikan Marwia terserang flu burung. Mereka mengirim contoh darah ke Jakarta. Marwia adalah anak dari pasangan Saupi (50) dan Mardiani (45). Menurut sejumlah tetangga korban, keluarga Marwia memelihara kucing. "Ada 10 kucing yang dipelihara korban di rumahnya. Kalau ada yang sakit sering datang dokter hewan mengobatinya," kaat Muryono (40). (tw/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads