Guru Ngaji Cabuli Anak Sendiri
Selasa, 27 Mar 2007 20:36 WIB
Jakarta - Entah nafsu apa yang menyelubungi, Kosim (45), warga Cilincing Lama I RT 11/4 Cilincing Jakarta Utara. Ia rela mencabuli anak tirinya, N (17) yang masih duduk di kelas II SMK Swasta di Koja. Perbuatan tak senonoh itu, ia lakukan di rumahnya tanpa diketahui istri yang sehari-hari berjualan kue dan telah dilakukan sejak tiga tahun lalu. "Cuma dipegang-pegang aja. Tidak lebih kok," ujar Kosim membela diri ketikadiperiksa petugas polisi dari Polsektro Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/3/2007).Namun, menurut pengakuan korban saat melaporkan ke Polsek Cilincing kemarin, dirinya sempat di pegang-pegang paha dan di remas payudaranya. Selain itu, Kosim sempat tertangkap basah mengintip anak tirinya saat sedang mandi. Sayang, N saat ini mengungsi ke keluarganya di Bogor untuk menenangkan diri hingga sulit untuk dikonfirmasi. "Kalau pegang-pegang paha sih iya. Tapi kalau lebih dari itu, nggak lah," bela Kosim kembali.Diduga, perlakuan Kosim terhadap anaknya didorong oleh minimnya ranjang yang dipunyai keluarga miskin itu. Sehingga, jika tidur harus bertiga yakni bersama istri Sriatun (42) dan menyebabkan tubuh molek N dapat diterawang sang bapak."Habis orang miskin kayak kami, ya harus ngirit. Belum bisa beli ranjang tambahan, orang kamarnya saja terbatas," kata Kosim sambil kepalanya ditundukan dalam-dalam.Perlakuan Kosim sempat membuat kaget istri dan tetangganya. Lantaran Kosim selama ini dikenal alim dan menjadi guru ngaji bagi anak-anak di lingkungannya. "Nggak nyangka mas, suami saya tega berbuat seperti itu. Saya sendiri nggak mengira. Padahal orangnya baik. Sekarang, saya kasihan sama anak saya," sesal Sriatun sembari menahan sedih dan mata sembab.Kini, Kosim harus mempertanggungjawabkan perbuatan itu didepan hukum. Ia ditahan dan dijerat dengan pasal 289 KUHP mengenai pencabulan dengan hukuman maksimal lima tahun penjara. "Kami terus periksa tersangka. Ini kali kedua pengaduan seperti ini kami terima.Sebelumnya, sekitar satu minggu lalu, ada juga kasus seperti ini tetapi sampai ke pemerkosaan," ujar Kanit Serse Polsektro Cilincing, Iptu Sutikno ketika dihubungi untuk konfirmasi kebenaran kasus ini.
(mar/mar)











































