500 Orang Tewas dalam Kekerasan di Republik Demokratik Kongo
Selasa, 27 Mar 2007 19:56 WIB
Kinshasa -
Perpecahan berkecamuk di Republik Demokratik Kongo. Sejak minggu lalu hingga Senin (27/3/2007) antara 200 hingga 500 orang dinyatakan tewas.Hal itu disampaikan Duta Besar Jerman Karl-Albrecht Wokalek yang juga perwakilan Uni Eropa di Kongo, kepada wartawan, seperti dilansir dari AFP.Gambaran itu diperoleh dari informasi yang disampaikan rumah sakit setempat dan juga kelompok-kelompok bantuan.Pasukan pemerintah Kongo beradu senjata dengan para pejuang yang setia kepada mantan presiden Jean-Pierre Bemba. Pertikaian itu terjadi di ibu kota Kongo, Kinshasa, pada Kamis dan Jumat minggu lalu. Beberapa penduduk juga menjadi korban.Kelompok bantuan Caritas sebelumnya memberikan estimasi bahwa sekitar 150 orang tewas akibat pertikaian itu. Sedangkan Pemerintah Kongo menyatakan ada 60 orang yang tewas.
(nvt/nvt)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































