Kejagung Tanyakan Uang Widjanarko dalam Kopor & Ember
Selasa, 27 Mar 2007 18:41 WIB
Jakarta - Penggeledahan di rumah mantan Direktur Utama Perum Bulog Widjanarko Puspoyo di Jalan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada 22 Maret 2007 menemukan kopor dan ember yang berisi uang ratusan juta rupiah. Kejaksaan Agung mempertanyakan asal uang itu dan akan menelitinya."Itu harus ditanya dari mana. Masuk dari mana, gaji kok ditaruh di situ, kan harus ditanya lagi," kata Plt Jampidsus Hendarman Supandji di Kejaksaan Agung RI, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2007).Menurut Hendarman, penyidik juga sudah meminta bantuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitungnya."Pokoknya ada duit. Apa jatuh dari langit atau dibawa kucing sampai ke situ," canda Hendarman.Pada 22 Maret 2007, tim Kejaksaan melakukan penggeledahan di tiga tempat untuk mencari barang bukti dan dokumen terkait dugaan korupsi yang terjadi tahun 2001. Selain menggeledah kediaman Widjanarko, Kejaksaan menggeledah Kantor Perum Bulog di Jalan Gatot Subroto dan Kantor PT Adaya Multikreasi Perdana di Jalan Taman E-33 Kawasan Mega Kuningan.Di rumah Widjan, ditemukan 1 kopor dan 3 ember berisi uang di toilet pembantu. Uang dalam ember tersebut direndam bersama cucian dan ditutupi baju kotor. Saat ditemukan, sudah pasti uang tersebut bau sabun.
(mly/nrl)











































