Lumpur Panas Meluap, Bolton Batal Dimasukkan
Selasa, 27 Mar 2007 17:30 WIB
Sidoarjo - Sebanyak 374 untaian bolton (bola-bola beton) tahap pertama telah berhasil dimasukkan Timnas Penanggulangan Lumpur ke dalam pusat semburan. Tapi, semburan lumpur semakin hari semakin liar. Bahkan hari ini lumpur kembali meluap di sebelah utara tanggul utama."Overtopping terjadi sekitar Pukul 08.00 dan 11.15 WIB, akibatnya tanggul utama kembali diluberi lumpur panas," kata Latif, salah seorang petugas Lapindo saat ditemui di sekitar pusat semburan lumpur, Selasa (27/03/2007).Dari pantauan detikcom, luapan lumpur di sekitar tanggul utama terjadi di 3 titik dan berada di sebelah utara, barat dan utara tanggul. Tiap titik luapan nampak bekas lumpur panas yang membekas di bibir tanggul sepanjang hampir 20 meter. Akibatnya, rencana Timnas Penanggulangan Lumpur untuk kembali memasukkan bolton tahap kedua sebanyak 500 untaian kembali gagal dilakukan. "Bolton gagal dimasukkan karena terkendala adanya overtopping serta hujan yang mengakibatkan tanah di sekitar tanggul penahan lumpur agak labil," kata Jubir Timnas, Rudi Novrianto.Bola-bola beton proyek senilai Rp 3 miliar yang digagas Timnas ini rencananya digunakan untuk menghambat atau mengurangi volume semburan lumpur yang semula 126 ribu m3 menjadi lebih kecil. Ide itu muncul dari pemikiran pakar Ilmu Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dikenal dengan bola-bola beton atau high density chained ball.
(bdh/asy)











































