Diare Landa Serdang Bedagai Sumut, 4 Orang Meninggal
Selasa, 27 Mar 2007 17:02 WIB
Jakarta - Dua kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terserang wabah diare. Sebanyak 227 warga menjadi korban, dan 4 di antaranya meninggal dunia. Dua kecamatan itu masing-masing Kecamatan Tebing Syahbandar dan Kecamatan Bandar Khalifah. Untuk Kecamatan Tebing Syahbandar, tercatat ada 5 desa yang terjangkit diare. Desa-desa itu adalah Desa Kutapinang, Desa Payapinang, Desa Laut Tador, Desa Penggalangan, dan Desa Binjai. Sedangkan di Kecamatan Bandar Khalifah, diare hanya melanda Desa Siberong.Korban diare paling banyak berasal dari Desa Penggalangan, yakni 195 orang. Satu dari 4 korban diare yang meninggal dunia juga berasal dari desa ini."Diduga penyebab wabah ini karena kebersihan lingkungan yang tidak terjaga dan cuaca panas. Kita telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten untuk penanganan lebih lanjut," kata Camat Tebing Syahbandar, Ikhsan, di Desa Penggalangan, sekitar 50 km dari Medan, Selasa (27/3/2007).Wabah diare ini berjangkit di dua kecamatan itu sejak jumat 23 Maret. Namun semakin lama, jumlah korban yang terjangkit semakin banyak. Letak puskesmas yang jauh memaksa para korban mendapat pertolongan seadanya. Mereka dirawat di Balai Desa atau di rumah masing-masing."Saya dibawa ke balai desa tadi malam karena diare yang saya derita sudah cukup parah," kata Sudoyo, salah seorang warga.Keempat korban meninggal akibat diare di dua kecamatan itu adalah Karmila (7) warga Desa Kutapinang, Poninten (66) warga Desa Paya Pinang, dan Regina Sinaga (70) warga Desa Penggalangan. Sedangkan 1 orang korban tewas dari Desa Siberong belum diketahui identitasnya. Sebagian korban diare ini juga sudah ada yang dirawat di RSU Gunung Pamela, Kota Tebing Tinggi.
(djo/asy)











































