dr Rudi Diduga Menjadi Korban Salah Tangkap
Selasa, 27 Mar 2007 16:47 WIB
Solo - Meski dikabarkan sudah kembali ke keluarganya, keberadaan dr Rudi Satriawan tetap misterius. Kemana saja dokter muda asal Sukoharjo itu selama empat hari? Ada dugaan, dr Rudi menjadi korban salah tangkap polisi dalam kasus terorisme. Hingga Selasa (27/3/2007), tidak ada penjelasan resmi dari polisi, apakah dokter muda yang setiap hari mengendarai motor bebek Suzuki Jet Cooled itu, memang ditangkap aparat atau tidak. Pihak keluarga juga tampak tertutup. Istri Rudi, dr Ambarwati, juga tidak leluasa berbicara sebagaimana hari-hari sebelumnya. "Alhamdulillah," begitu ucap Ambarwati saat dihubungi detikcom ketika ditanya apakah suaminya sudah kembali ke rumahnya. Selanjutnya, dia meminta agar menghubungi Kholid Syaifullah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Ambarwati pun menutup teleponnya. Penjelasan Kholid juga tidak bisa menguak misteri di mana Rudi menghilang selama empat hari. Dia hanya mengatakan bahwa pihaknya telah menghubungi Mabes Polri, Densus 88 Polda Jateng dan Polwil Surakarta terkait hilangnya Rudi. Namun, pihak-pihak yang dihubungi itu mengatakan bahwa Rudi tidak berada dalam kewenangan polisi.Para wartawan yang telah menunggui rumah dr Rudi di Ngronggah 2/12, Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo, juga tidak melihat sosok Rudi secara langsung. Rumah itu tertutup rapat. Yang menarik, ada sejumlah personel polisi berpakaian preman yang berjaga di depan rumah. Situasi yang serba tertutup dari keluarga dan tak ada juga penjelasan dari Polri memunculkan dugaan bahwa Rudi menjadi korban salah tangkap. Pengalaman korban-korban sebelumnya juga seperti itu. Biasanya, setelah seseorang dikembalikan, maka pihak keluarga pun dilarang untuk berbicara. Ketika dugaan ini ditanyakan kepada Kholid Syaifullah yang sepertinya mengetahui seluk beluk hilangnya dr Rudi, hilangnya dokter ini masih misteri. "Yang jelas Pak Rudi memang sempat hilang beberapa hari dari rumah dan saat ini telah bersama keluarganya lagi dalam kondisi baik-baik saja," ujar dia.
(asy/asy)











































