Jangan Main Malem-malem, Nanti Diculik Robot Gedek
Selasa, 27 Mar 2007 13:25 WIB
Jakarta - Bocah di era tahun 1996-an -- yang saat ini telah dewasa -- tentu hapal benar dengan warning ini: "Jangan main malem-malem, nanti diculik Robot Gedek." Atau,"Jangan main jauh-jauh, entar disodomi Robot Gedek."Warning ini biasa 'diancamkan' oleh orangtua pada anaknya agar tidak nakal. Robot Gedek kala itu sungguhlah beken dan biasa dicatut untuk menakut-nakuti anak kecil. Trik ini pun cukup manjur. Maklum, nama Robot Gedek kala itu memang bikin merinding.Nama aslinya Siswanto. Dia hanyalah seorang laki-laki melarat yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung merangkap pengemis.Siswanto akan tetap menjadi pengemis bila dia tidak dibekuk polisi pada pertengahan 1996 saat mengemis di Stasiun Tegal karena kriminalitas yang sungguh mencengangkan kala itu: menyodomi sekitar 12 bocah dan membunuhnya guna menghilangkan jejak. Kejahatan ini dilakukannya di Jakarta, Pekalongan, dan Kroya, Jawa Tengah. Semua korbannya dia habisi dengan jeratan di leher.Robot Gedek lalu diadili dan diganjar hukuman mati di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Perjuangannya hingga Mahkamah Agung (MA) kandas. Sembari menunggu regu tembak, Robot Gedek dipindahkan dari LP Cipinang ke Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada 1999.Para ahli jiwa menyebut penyuka apel ini menderita gangguan jiwa alias psikopat. Bayangkan saja, kepada polisi dia mengaku puas setelah menghabisi para korbannya.Bahkan setelah menunaikan aksinya, Robot pulang kampung ke Desa Ketandan, Kecamatan Ketandan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dan menceritakan semua perbuatannya pada keluarganya. Perangainya selama dipenjara pun menunjukkan kekurangwarasan. Misalnya dia suka berlari-lari mengitari taman dan menengadahkan tangannya pada pengunjung Nusakambangan.Sebagaimana terpidana mati lainnya, butuh waktu sangat lama untuk mengeksekusi Robot Gedek. Bahkan setelah 8 tahun meringkuk di sel Nusakambangan, regu tembak tak juga beraksi hingga Tuhan memanggilnya pada Senin, 26 Maret 2007. Legenda paedofil di Tanah Air itu telah tiada. Robot Gedek meninggal di RSUD Cilacap diduga terkena serangan jantung.
(nrl/asy)











































