Diisukan Meninggal, Wetono Dinyatakan Positif Flu Burung

Diisukan Meninggal, Wetono Dinyatakan Positif Flu Burung

- detikNews
Selasa, 27 Mar 2007 13:06 WIB
Surabaya - Wetono Hadi (39), asal Mojokero akhirnya dinyatakan positif terjangkit flu burung. Dia sempat diisukan meninggal dunia. Bahkan, peti jenazah sempat disiapkan di kamar mayat.Puluhan wartawan pun langsung memburu kabar itu. Selasa (27/3/2007) dinihari, wartawan bergerombol di depan ruang isolasi Anastesi Lama RSU dr Soetomo. Informasi tentang Wetono itu berasal dari SMS yang dikirim salah seorang dokter yang bunyinya 'Pasien flu burung WH kondisinya sangat kritis'.Kabar tersebut diperkuat dengan adanya peti mati berwarna coklat yang sudah disediakan khusus pasien flu burung. Apalagi salah satu petugas kamar mayat segera membawa kantung plastik besar, kain kafan untuk membungkus jenazah dan 1 rol kapas, yang segera dibawa ke ruang isolasi. "Saya disuruh membawa kantung plastik, kain kafan dan kapas ke ruang isolasi tadi malam," kata Bari (51) kepada detikcom, Selasa (27/3/2007).Selain sudah disiapkan peti mati, seluruh anggota keluarga korban flu burung juga tampak mengemasi barang-barangnya dan dibawa ke kamar jenazah RSU dr Soetomo. Sedangkan isteri korban Fatonah dan kakaknya, Chomsatin pulang ke desa asalnya. Kepastian kondisi meninggal atau tidaknya Wetono Hadi baru diketahui Selasa (27/3/2007) pukul 09.00. Kabar itu pun ada, lantaran salah satu wartawan menghubungi Wakil Direktur RSU dr Soetomo, dr Teguh Sylvaranto untuk menanyakan kondisi pasien. Sebab sebelumnya, semua telepon dari wartawan tidak pernah diangkat dan dijawab oleh pihak RS."Balasan ini yang kita tunggu, seandainya dari semalam dijawab kita tidak akan mendapat informasi yang simpang siur," kata Heru kontributor RCTI. Agar tidak sia-sia, wartawan pun akhirnya sepakat menunggu tim medis flu burung menjelaskan kondisi pasien setelah morning report.Kepada wartawan, dr Teguh Sylvaranto memastikan Wetono positif flu burung. Itu setelah mendapatkan keterangan dari laboratorium Departemen Kesehatan. "Tadi malam pukul 21.00 kita dapat kabar dari Jakarta tentang hasil lab," kata dia di ruang pertemuan Anastesi Lama. (gik/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait