Kalla: Tak Ada Prosedur yang Salah dalam Pembelian Heli

Kalla: Tak Ada Prosedur yang Salah dalam Pembelian Heli

- detikNews
Selasa, 27 Mar 2007 11:20 WIB
Jakarta - Meski pemenuhan prosedurnya telat, namun Wapres Jusuf Kalla menegaskan prosedur perizinan heli tidak ada yang salah. Penyediaan heli bertujuan untuk menyelesaikan setiap masalah bencana alam."Kalau ada persoalan tadi, ya mereka tidak mengerti harga diri bangsa dan masyarakat dipertaruhkan. Omong kosong saja itu. Toh prosedurnya tidak ada yang salah sama sekali.Ini hanya masalah prosedural. Ya memang pemenuhan prosedurnya agak telat karena heli itu dipakai untuk mengatasi masalah asap," kata Kalla sebelum bertolak menghadiri KTT Liga Arab di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (27/3/2007).Kalla menegaskan, heli digunakan untuk menyelesaikan setiap bencana alam. "Semua bangsa harus siap menyelesaikan setiap masalah bencana alam. Salah satu kesiapannya adalah dalam peralatan. Salah satu bentuknya ya helikopter itu. Ini juga masalah harga diri bangsa. Masak bangsa ini selalu pinjam ke tempat lain setiap kali ada masalah. Yang benar saja," ujarnya.Penjelasan Kalla mengenai hal ini cukup panjang, meski hanya diberikan satu pertanyaan oleh wartawan. Kalla juga berkali-kali secara tersirat meminta masalah ini tidak perlu dipersoalkan. "Masak suatu upaya menyelesaikan masalah bangsa dipersoalkan, yang benar saja. Anda rela nggak tiap kali ada masalah kita minta-minta tolong. Lama-lama orang maki-maki kita. Jangan seperti itulah berpikirlah. Ini untuk kehormatan kita semua," lanjut Kalla.Memo Presiden SBY yang meluluskan permintaan Wapres Jusuf Kalla untuk perizinan 12 heli milik PT Air Transport Service (ATS), anak perusahaan PT Bukaka Teknik Utama dipersoalkan kalangan anggota DPR.Bea Cukai pun mengancam akan menyita heli dengan alasan belum melunasi kewajiban jaminan kepabeanan Rp 9 miliar yang akan jatuh tempo pada 4 Meret lalu. (aan/asy)


Berita Terkait