Perhutani Solo Gudangkan Senjata
Selasa, 27 Mar 2007 11:09 WIB
Solo - Perum Perhutani KPH Surakarta menarik seluruh senjata api (senpi) dan amunisi yang dipegang oleh para anggotanya. Penarikan tersebut dilakukan dalam rangka pengamanan dan penertiban senpi dan amunisi. Penarikan senpi dan amunisi itu dilakukan di kantor KPH Surakarta Jalan Gajah Mada, Solo, Selasa (27/3/2007) pagi. Upacara dipimpin Wakil Administratur KPH Surakarta, Mustopo. Menurut Mustopo, penarikan seluruh senpi dan amunisi itu atas perintah Unit I Perum Perhutani Jawa Tengah. Mustopo memaparkan saat ini di KPH Surakarta terdapat 47 senpi berikut 604 amunisi dari berbagai jenis. "Hari ini seluruhnya telah ditarik dan selanjutnya akan disimpan di gudang senjata KPH Surakarta hingga ada instruksi lebih lanjut dari Unit I Perum Perhutani Jawa Tengah," ujar dia. Sebelumnya, pada 28 Februari 2007, telah diadakan tes psikologi terhadap 35 pegawai di KPH Surakarta yang telah berwenang memegang senjata api. Hasil tes yang dilakukan oleh tim dari Polda Jateng itu hingga saat ini belum keluar. "Pengembalian senpi kepada anggota adalah wewenang Unit I Perum Perhutani Jateng, setelah hasil dari tes psikologi tersebut turun, karena bisa jadi ada anggota yang berwenang memegang senpi namun tidak memenuhi syarat psikologis," lanjutnya. Adapun senpi yang digudangkan adalah jenis LE kaliber 7,7 (8 pucuk), Stater kal 6,6 (4), PM 1Ai kal 9x21 (15), S&W kal 32/38 (5), HR kal 32/38 (4), Buldog kal 38 (1), Comander kal 38 (1), Ceska kal 32 (2), Colt Cobra kal 38 (7). Sedangkan seluruh jumlah amunisi dari berbagai jenis sejumlah 604 butir.
(mbr/asy)











































